Satu rasa sesak kan datang
Tak bisa aku pungkiri
Telah hadir atas namamu
Resah di hati
Sulit meredam mata
Sadarkah kamu...?
Ada hati yang mengagumimu
Tahukah kamu...?
Ada hati yang menunggumu
Seribu rasa meredam nafsuku
Bila aku ingat dirimu
Seribu waktu pun tak kan sanggup mengurangi rasa ini untukmu
Hari berganti,
Waktupun berlalu
Seiring kekagumankusemakin meraja
Aku selipkan wajahmu dikelopak mataku
Aku simpan pesonamu dalam palung hatiku
Ajari aku membencimu...!!!
Sebab,,,
Sesaatpun aku tak sanggup jauh darimu
Ajari aku melupakanmu
Sebab hati ini tak hentinya merinduimu
Lewat angin malam
Aku selipkan malaikat kecilku mewakiliku menciumimu
Membuka kebisuanku
Agar kau tahu
Ada hati yang mendampakanmu...
Akulah pemujamu...!!!
19-06-2010 04.37 WIB
Tak bisa aku pungkiri
Telah hadir atas namamu
Resah di hati
Sulit meredam mata
Sadarkah kamu...?
Ada hati yang mengagumimu
Tahukah kamu...?
Ada hati yang menunggumu
Seribu rasa meredam nafsuku
Bila aku ingat dirimu
Seribu waktu pun tak kan sanggup mengurangi rasa ini untukmu
Hari berganti,
Waktupun berlalu
Seiring kekagumankusemakin meraja
Aku selipkan wajahmu dikelopak mataku
Aku simpan pesonamu dalam palung hatiku
Ajari aku membencimu...!!!
Sebab,,,
Sesaatpun aku tak sanggup jauh darimu
Ajari aku melupakanmu
Sebab hati ini tak hentinya merinduimu
Lewat angin malam
Aku selipkan malaikat kecilku mewakiliku menciumimu
Membuka kebisuanku
Agar kau tahu
Ada hati yang mendampakanmu...
Akulah pemujamu...!!!
19-06-2010 04.37 WIB






0 komentar:
Post a Comment