Saturday, May 17, 2014

Ureung Jak U Blang

Sederetan tekat telah terhimpun
Disini
Di lapangan gersang
Barisan rencana tertata rapi
Di dampingi oleh ide- ide cemerlang
Hasil dari buah pikir panasnya matahari
Dengan mata kepala tertutup
Mata hati terbuka

Matahari tak henti membakar
Menggosongkan setiap pikiran
Tapak kaki telah terkelupas
Di sayat jalanan berbatu
kerikil- kerikil tajam
yang tak mengiba
Terus memaksa merobek sendi sendi ketegaran

Lelaki itu
Seakan terlihat gagah perkasa
Kokoh bagai tiang bendera
yang tanpa henti terus merangkak
Hendak menggapai sisi kehidupan yang ia cita
Tanpa lelah
Tak ada kata menyerah
Terus mencanggkuli sawah.

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites